DHP-WEB.COM | Menurut Dokter Jiwa, Ini 4 Alasan Mengapa Seseorang Menyebarkan Berita Hoax!

Masukkan kata kunci pencarian pada kotak pencarian di atas, kemudian tekan Enter. Atau tekan Esc untuk keluar.

 

.:: COMING SOON ::.

 

Menurut Dokter Jiwa, Ini 4 Alasan Mengapa Seseorang Menyebarkan Berita Hoax!

Punya teman dengan pendidikan tinggi namun masih suka menyebar berita hoax? Jangan buru-buru menyalahkan. Simak dulu apa saja kemungkinan alasan seseorang menyebar berita hoax.

dr Andri SpKJ, FAPM dari Klinik Psikosomatik RS Omni Alam Sutera, mengatakan berita hoax, terutama soal informasi kesehatan, bisa saja merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, jangan lupa melakukan cek dan ricek soal kebenaran berita melalui sumber-sumber terpercaya.

“Kita cek dan ricek dululah. Kan ada Google. Dengan googling akan kita temukan, apakah berita yang kita baca itu hoax atau bukan. Kalau hoax yang bisa setop di kita dan kita bantu untuk sebarkan ke yang lain bahwa berita itu hoax,” ungkap dr Andri.

Lalu, apa saja alasan seseorang masih menyebarkan berita hoax meskipun punya pendidikan tinggi? Berikut beberapa di antaranya:

Paling Update
Alasan pertama adalah ingin menjadi seseorang yang update atau kekinian. Alasan ini biasanya dimiliki oleh orang-orang muda atau remaja.

“Biar temennya cepat tahu, dia ingin jadi yang paling update dan ingin jadi yang pertama memberitahu. Dia tidak pikir bahwa media sosial itu bisa dilihat publik bukan cuma teman-temannya saja,” papar dr Andri.

Provokasi
Seseorang bisa saja dengan sengaja menyebarkan berita atau informasi hoax dengan tujuan memancing keributan atau provokasi. Menurut dr Andri, mereka-mereka ini jauh dari kata kurang intelek atau ketinggalan zaman.

“Malah sebagian besar biasanya pintar, dan memposting berita bohong, hoax, provokatif agar orang-orang marah dan memang ini rutinitas dia,” ucapnya lagi.

Terlalu Cemas
Alasan lain seseorang menyebarkan berita hoax adalah memiliki kecemasan yang berlebihan. Tanpa memverifikasi apakah berita tersebut benar atau tidak, ia dengan sengaja menyebarkannya untuk mencari tahu soal kebenaran berita tersebut.

“Karena dia takut dan cemas, makanya ikut menyebarkan, dengan harapan ada yang balas kalau itu hoax. Tapi ini kan salah juga,” tambah dokter berkacamata ini.

Pegang Gadget Seharian
Terlalu lengket dengan gadget bisa saja membuat seseorang menyebarkan berita hoax. Karena banyak waktu luang, kelekatannya dengan gadget berbuah tindakan yang menyebarkan berita hoax.

“Karena dia pegang gadget terus, jadi ada berita apa di grup WA masuk, langsung disebar. Makanya dengan gadget itu kita harus time-out juga jangan terlalu ketergantungan,” tutup dr Andri.

Sumber: https://health.detik.com/read/2017/02/09/194106/3418430/763/4-alasan-mengapa-seseorang-menyebarkan-berita-hoax-menurut-dokter-jiwa